Postingan

PEMERINTAH JANGAN KAMBING HITAMKAN PEDAGANG

Gambar
DPW IKAPPI JATIM. Baru-baru ini, banyak di pasar ditemukan bahwa beberapa kemasan minyak goreng merek Minyak Kita yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya berisi sekitar 750-800 mililiter. Dalam kasus Minyak kita ketua dpw ikappi jatim menyoroti statement dari kemendag, dimana minyak kita yang seharusnya dikemas 1 liter namun ditemukan hanya berisi 750–800 ml. "Susilo menyebutkan bahwa para pedagang sendiri jangan di kambing hitamkan atau dianggap sebagai pelaku utama dalam keadaan masalah ini" ini Minyak Subsidi Lho.  Di sisi lain, Heru pelaku usaha toko kelontong di pasar sepanjang mengeluhkan bahwa kami pedagang yang hanya memperoleh selisih keuntungan kecil, sebaiknya jangan ditindak secara langsung dan jangan di intimidasi.  Kondisi ini membuat para pedagang merasa khawatir dan kecewa. Mereka merasa seperti ditipu oleh produsen karena takaran yang tidak sesuai dan harga yang tidak stabil. Beberapa pedagang bahkan menghentikan penjualan Minyak...

Ikappi Jatim Ajak Pemerintah Menjaga Pasokan Distribusi dan Harga Komoditas Pangan Di Jawa Timur Bulan Ramadhan

Gambar
dpw.ikappi.jatim, Surabaya. Mengangkat desakan masyarakat dan para pengamat ekonomi agar pemerintah segera mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan selama bulan Ramadan. Di tengah kekhawatiran potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang dapat menggoyahkan kesejahteraan masyarakat, ikappi jatim menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani lokal. Hal itu pun segera disikapi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia atau DPW Ikappi Jatim yang menerangkan bahwa pada fase pertama kenaikan harga tersebut biasanya terjadi pada tiga hari sampai dengan sepekan menjelang Ramadan seperti yang telah diuraikan oleh Ketua Umum DPP Ikappi, Abdullah Mansuri. “Hal ini terjadi karena banyaknya permintaan dari masyarakat yang cukup tinggi,” ungkap Ketua DPW Ikappi Jatim Agus Susilo dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025). Kami berpendapat bahwa menjaga ketersediaan pangan dengan harga yang stabi...