MASYARAKAT MENGELUHKAN KENAIKAN KOMODITAS PANGAN SEBELUM RAMADHAN

Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur mencatat beberapa kenaikan komoditas di beberapa pekan terakhir menimbulkan banyak kegaduhan emak-emak di masyarakat. Beberapa komoditas yang cukup tinggi antara lain cabai rawit merah saat ini sekitar 60 000 per kilo, cabai merah TW sekitar 65 000 per kilo, bawang merah masih di sekitaran 45 000 per kilo, bawang putih 38 000 per kilo, minyak kita juga masih di angka 15 000 per liter, daging, telur, ayam, gula pasir, garam. Itu juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi di beberapa pekan terakhir. 

Ada beberapa catatan penting dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia adalah pertama permintaan belum naik menjelang ramadhan, permintaan menjelang ramadhan biasanya terjadi di 15 hari menjelang ramadhan dimulai. Tetapi ini masih jauh beberapa bahan pokok sudah mulai cukup tinggi harganya. Ungkap Susilo Ketua DPW IKAPPI JATIM 
Catatan kedua adalah ini sebagai bukti bahwa tim ekonomi atau tim pangan yang dipersiapkan oleh bapak presiden masih belum mampu menjalankan tugasnya dengan baik, antara lain kementrian perdagangan, kementrian pertanian, badan pangan nasional serta beberapa lembaga lain seperti bulog, id food dsb. 

Tim yang di berikan perintah oleh bapak presiden untuk menjaga stabilitas pangan disaat krisis global terjadi atau krisis pangan terjadi ini sesungguhnya challange untuk tim ekonomi agar bisa menyelesaikan persoalan pangan ini sesegera mungkin, kita tahu bahwa beberapa saat yang lalu kita di hadapkan dengan beberapa persoalan kegaduhan minyak kita yang menimbulkan inflasi, berikutnya kegaduhan beras yang juga menimbulkan inflasi. Sekarang kita harus berhadapan dengan beberapa komoditas yang tercatat cukup tinggi kenaikannya. 

Yang ketiga Kami meminta kepada pemerintah untuk menyiapkan strategi dan eksekusi di lapangan sehingga persoalan pangan ini bisa diatasi, hal yang paling penting di lakukan adalah memperkuat pendataan, BPS bersama dengan pihak yang diberikan kewenangan untuk dapat melakukan pendataan berapa produksi kita ? dan berapa asumsi permintaan kita ?

Yang ke empat desain pangan, desain pangan yang secara disiplin dan terus menerus dilakukan dengan baik, didampingi dengan baik, petaninya di advokasi, serapannya juga di pikirkan termasuk distribusinya di perbaiki. Beberapa hal tersebut dapat menjaga agar harga pangan di ramadhan nanti tidak melambung tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMARAK GREBEK PASAR RAKYAT SIDODADI CANDI SIDOARJO

IKAPPI Jatim Desak Audit dan Penindakan Tegas Terhadap Masalah Distribusi Beras SPHP di Daerah

IKAPPI JATIM GERAM KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK